Tugas Bahasa Indonesia’s Weblog

Just another WordPress.com weblog

Susi Nur Khamidah_1402408157_bab 2 Oktober 25, 2008

Filed under: BAB II — pgsdunnes2008 @ 12:19 pm

Nama : Susi Nur Khamidah

NIM : 1402408157

2. Linguistik Sebagai Ilmu

1. Keilmiahan Linguistik

Tahap-tahap perkembangan disiplin ilmu:

1. Tahap spekulasi

Adalah tahap pembicaraan mengenai sesuai dan cara mengambil kesimpulan dilakukan secara spekulatif, tanpa menggunakan bukti-bukti empiris dan prosedur-prosedur tertentu.

2. Tahap observasi dan klasifikasi

Adalah tahap mengumpulkan dan menggolongkan dengan teliti tanpa memberi teori atau kesimpulan apa pun.

3. Tahap perumusan teori

Adalah tahap memahami masalah dasar dan mengajukan pertanyaan mengenai masalah berdasarkan data empiris. Kemudian dirumuskan hipotesis.

Ciri-ciri hakiki bahasa

1. Bahasa adalah bunyi ujaran

2. Bahasa itu unik

3. Bahasa adalah suatu sistem

4. Bahasa itu dapat berubah dari waktu ke waktu (dinamis)

5. Bahasa itu deskriptif

2. Subdisiplin Linguistik

1. Berdasarkan objek kajian, apakah bahasa pada umumnya/bahasa tertentu

a. Linguistik umum

b. Linguistik khusus

2. Berdasarkan objek kajian apakah bahasa pada masa tertentu atau bahasa pada sepanjang masa

a. Linguistik sinkronik (deskriptif)

b. Linguistik diakronik (historik komparatif)

3. Berdasarkan objek kajian struktur internal bahasa atau bahasa itu dalam hubungannya dengan faktor-faktor di luar bahasa

a. Linguistik mikro

1. Fonologi

2. Morfologi

3. Sintaksis

4. Semantik

5. Leksikologi

b. Linguistik makro

1. Sosiolinguistik

2. Psikolinguistik

3. Antopolinguistik

4. Etnolinguistik

5. Statistika

6. Filologi

7. Dialektologi

8. Filsafat bahasa

9. Neurolonguistik

4. Berdasarkan tujuan

a. Linguistik teoritis

b. Linguistik terapan

5. Berdasarkan aliran/teori yang digunakan dalam penyelidikan bahasa

a. Linguistik tradisional

b. Linguistik struktural

c. Linguistik tansformasional

d. Linguistik generatif semantik

e. Linguistik relasional

f. Linguistik sistemik

3. Analisis Linguistik

1. Struktur, sistem, dan distribusi

a. Sistem

1. Relasi sintakmatik

2. Relasi asosiatif

b. Struktur

1. Susunan fonetis

2. Susunan alofonis

3. Susunan morfemis

4. Susunan sintaksis

c. Distribusi

1. Distribusi morfemis

2. Distribusi sintaksis

2. Analisis bawahan langsung (a. unsur langsung = A, bawahan terdekat = Immediate Constituent Analysis)

Adalah suatu teknik dalam menganalisis unsur-unsur atau konstituen-konstituen yang membangun suatu satuan bahasa.

3. Analisis rangkaian unsur dan analisis proses unsur

Ÿ Analisis rangkaian unsur adalah cara analisis yang menganggap setiap satuan bahasa dibentuk/ditata dari unsur-unsur lain.

Ÿ Analisis proses unsur adalah cara analisis yang menganggap setiap satuan bahasa merupakan hasil suatu proses pembentukan.

4. Manfaat linguistik

a. Bagi linguis

Membantu menyelesaikan dan melaksanakan tugasnya.

b. Bagi peneliti, kritikus dan peminat sastra

Membantu dalam memahami karya-karya sastra dengan lebih baik.

c. Bagi guru

Melatih keterampilan berbahasa, menulis (mengarang) ð guru bahasa, dan dapat dengan lebih mudah menyampaikan mata pelajarannya ð guru bidang studi lain.

e. Bagi penyusun kamus (leksikografer)

Membantu menyelesaikan tugas dalam hal menyusun kamus.

f. Bagi penyusun buku pelajaran atau buku teks

Memberi tuntunan dalam menyusun kalimat yang tepat dan memilih kosakata yang sesuai dengan jenjang usia pembaca buku tersebut.

g. Bagi negarawan/politikus

Membantu dalam memperjuangkan ideologi dan konsep-konsep kenegaraan atau pemerintahan.

Membantu meredam dan menyelesaikan gejolak sosial dalam masyarakat dari perbedaan dan pertentangan bahasa.

 

2 Responses to “Susi Nur Khamidah_1402408157_bab 2”

  1. Singgih Wijayanto(1402408104) Says:

    saya ingin bertanya, manakah yang lebih mudah digunakan untuk menganalisis unsur-unsur yang membangun suatu bahas, analisis bawahan langsung atau analisis rangkaian unsur?

  2. Singgih Wijayanto(1402408104) Says:

    (maaf, pertanyaan yang betul adalah sbb:)
    saya ingin bertanya, manakah yang lebih mudah digunakan untuk menganalisis unsur-unsur yang membangun suatu bahas, analisis bawahan langsung atau analisis rangkaian unsur? mengapa demikian?


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s