Tugas Bahasa Indonesia’s Weblog

Just another WordPress.com weblog

TIKA SARI 1402408200 BAB II LINGUISTIK SEBAGAI ILMU Oktober 24, 2008

Filed under: BAB II — pgsdunnes2008 @ 8:44 pm

NAMA : TIKA SARI

NIM : 1402408200

ROMBEL : 3

BAB II

LINGUISTIK SEBAGAI ILMU

Linguistik adalah ilmu yang mengambil bahasa sebagai objek kajiannya.

2.1 KEILMUAN LINGUISTIK

Setiap ilmu selalu mengalami tiga tahap perkembangan yaitu:

  1. Tahap Spekulasi yaitu tahap dengan cara menyimpulkan kajian tanpa didukung bukti-bukti empiris.
  2. Tahap Observasi dan klasifikasi yaitu tahapan mengumpulkan fakta melalui penelitian.
  3. Tahap Perumusan teori dengan cara memahami permasalahan yang ada serta mengajukan pertanyaan-pertanyaan.

Pada Bab pertama telah dijelaskan bahwa linguistic mendekati bahasa. Yang menjadi kajiannya bukan sebagai apa-apa melainkan sebagai bahasa. Oleh karena itu bahasa dapat dikelompokkan dalam beberapa konsep sebagai berikut:

  1. bahasa sebagai bunyi yaitu bagi manusia bahasa lisan adalah bahasa primer, sedangkan bahasa tulis hanyalah sebagai bahasa sekunder.
  2. bahasa bersifat unik sehingga tidak digunakan secara bersama-sama antara bahasa satu dengan yang lain.
  3. bahasa sebagai system maka bahasa diartikan sebagai suatu jaringan yang saling merangkai antara unsur satu dengan yang lain.
  4. bahasa bersifat dinamis dan dapat berubah karena waktu dan perkembangan sosial budaya masyarakat.
  5. bahasa bersifat empiris sehingga perlu pendekatan secara deskriptif dalam mengungkap makna yang sebenarnya. Kalimat deskriptif dan preskriptif dapat dilihat dalam contoh berikut:

a) yang benar kata silakan bukan silahkan.

b) Kata silakan dipakai bersama dengan kata silahkan.

c) Kata baku adalah kata mengubah bukan merubah atau merobah.

d) Bentuk kata merubah atau merobah dapat dipakai disamping kata mengubah.

2.2 SUBDISIPLIN LINGUISTIK

Subdisiplin linguistic dapat dikelompokkan berdasarkan:

2.2.1 Berdasarkan objek kajiannya,apakah bahasa pada umumnya atau bahasa tertentu dapat dibedakan adanya linguistic umum dan linguistic khusus.

Linguistik umum adalah linguistic yang berusaha mengkaji kaidah-kaidah bahasa secara umum.Pernyataan teoretis yang dihasilkan menyangkut bahasa pada umumnya,bukan bahasa tertentu.Linguistik khusus berusaha mengkaji kaidah-kaidah bahasa yang berlaku pada bahasa tertentu,seperti bahasa Inggris,bahasa Indonesia,bahasa Jawa

.

2.2.2 Berdasarkan objek kajiannya,apakah bahasa pada masa tertentu atau bahasa sepanjang masa dapat dibedakan adanya linguistic sinkronik dan linguistic diakronik.

Linguistik sinkronik mengkaji bahasa pada masa yang terbatas.Studi linguistic sinkrinik ini biasa disebut linguistic deskriptif.Linguistik diakronik berupaya mengkaji bahasa pada masa yang tidak terbatas dan biasanya bersifat historis dan komparatif.Tujuannya adalah untuk mengetahui sejarah struktural bahasa itu beserta dengan segala bentuk perubahan dan perkembangannya.

2.2.3 Berdasarkan apakah struktur internal bahasa atau bahasa itu dalam hubungannya dengan faktor-faktor diluar bahasa dibedakan adanya linguistic mikro dan linguistic makro(mikrolinguistik dan makrolinguistik)

Linguistik mikro mengarahkan kajiannya pada struktur internal suatu bahasa tertentu atau pada umumnya.Dalam linguistic mikro ada subdisiplin linguistic fonologi,morfologi,sintaksis,semantic,dan leksikologi.Fonologi menyelidiki ciri-ciri bunyi bahasa,cara terjadinya,dan fungsinya.Morfologi menyelidiki struktur kata,bagian-bagiannya,serta cara pembentukannya.Sintaksis menyelidiki satuan-satuan kata,hubungan satu dengan lainnya,cara penyusunannya sehingga menjadi satuan ujaran.Semantik menyelidiki makna bahasa baik yang bersifat leksikal,gramatikal,maupun kontekstual.Sedangkan Leksikologi menyelidiki leksikon atau kosa kata suatu bahasa dari berbagai aspeknya.

Sosiolinguistik adalah subdisiplin linguistic yang mempelajari bahasa dalam hubungan pemakaiannya didalam masyarakat.Psikolinguistik adalah subdisiplin linguistic yang mempelajari hubungan bahasa dengan perilaku dan akal budi manusia.Antropolinguistik adalah subdisiplin linguistic yang mempelajari hubungan bahasa dengan budaya dan pranata budaya manusia.Stilistika adalah subdisiplan linguistic yang mempelajari bahasa yang digunakan dalam bentuk-bentuk karya sastra.Filologi adalah subdisiplin linguistic yang mempelajari bahasa,kebudayaan,pranata,dan sejarah suatu bangsa sebagaimana terdapat dalam bahan-bahan tertulis.Filsafat bahasa merupakan subdisiplin linguistic

manusia.Dialektologi adalah subdisiplin linguistic yang mempelajari batas-bats dialek dan bahasa dalam wilayah tertentu.

2.2.4 Berdasarkan tujuannya,apakah penyelidikan linguistic itu semata-mata untuk merumuskan teori ataukah untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari bisa dibedakan adanya linguistic teoretis dan linguistic terapan

Linguistik teoretis mengadakan penyelidikan terhadap bahasa,juga terhadap hubungan bahasa dengan faktor-faktor yang berada diluar bahasa untuk menemukan kaidah-kaidah yang berlaku dalam objek kajiaannya.Sedangkan linguistic terapan mengadakan penyelidikan terhadap bahasa atau hubungan bahasa dengan faktor diluar bahasa untuk memecahkan masalah-masalah praktis didalam masyarakat

.

2.2.5 Berdasarkan aliran atau teori yang digunakan dalam penyelidikan bahasa dikenal adanya linguistic tradisional, linguistic structural, linguistic transformasional, linguistic generatif, linguistic semantic, linguistic relasional, dan linguistic sistemik.

Objek linguistic yaitu bahasa mempunyai ruang lingkup yang sangat luas, tetapi inti dari ilmu linguistic adalah internal bahasa.

2.3 ANALISIS LINGUISTIK

Analisis bahasa dilakukan terhadap semua tataran tingkat bahasa

2.3.1 Struktur, Sistem, dan Distribusi

Bapak Linguistik modern membedakan adanya dua jenis relasi yaitu relasi sintagmatik dan relasi asosiatif. Hubungan antara satuan bahasa bersifat sintagmatis, sedangkan hubungan yang terdapat dalam bahasa tapi tidak tampak dalam susunan kalimat disebut hubungan asosiatif. Istilah struktur dan system dapat diterapkan dalam kajian ini. Struktur adalah susunan bagian kalimat secara linear. Sedangkan system menyangkut masalah distribusi.

2.3.2 Analisis Bawahan langsung

Adalah suatu teknik menganalisis unsure-unsur yang membangun bahasa. Misalnya kata dimakan unsur langsungnya adalah di dan makan. Bila kata dimakani maka unsur langsungnya adalah di dan makani atau dimakan dan –i. tafsiran pertama berdasar pada sufiks –I, sedang tafsiran yang kedua berdasar pada teori distribusi linear.

2.3.3 Analisis rangkaian unsur dan analisis proses unsur

Analisis rangkaian unsur mengajarkan bahwa setiap satuan bahasa dibentuk atau ditata dari unsur lain. Misalnya, satuan tertimbun terdiri dari ter- + timbun, satuan kedinginan terdiri dari dingin + k-/-an

Analisis proses unsur menganggap setiap satuan bahasa adalah merupakan hasil dari suatu proses pembentukan. Jadi bentuk tertimbun adalah hasil dari proses prefiksasi ter- dengan dasar timbun, bentuk kedinginan adalah hasil dari proses konfiksasi ke-/-an

2.1 MANFAAT LINGUISTIK.

Setiap ilmu betapapun teoritisnya tentu mempunyai manfaat praktis bagi kehidupan manusia. Begitu juga dengan linguistik

Bagi linguis sendiri pengetahuan yang luas mengenai linguistik tentu akan sangat membantu dalam menyelesaikan dan melaksanakan tugasnya. Bagi peneliti, kritikus dan peminat sastra linguistik dan membantunya dalam memahami karya sastra dengan lebih baik.

Bagi guru terutama guru bahasa, pengetahuan linguistik sangat penting mulai dari subdisiplin sampai dengan pengetahuan mengenai hubungan bahasa dengan kemasyarakatan dan kebudayaan .

Bagi penerjemah, pengetahuan linguistik mutlak diperlukan. Seorang penerjemah bahasa inggris – indonesia harus memilih terjemahan, misalnya my brother itu menjadi “kakak saya”,”adik saya”,atau cukup “saudara saya”.

Bagi penyusun kamus atau leksikograf menguasai semua aspek linguistik mutlak diperlukan, sebab semua pengetahuan linguistik akan memberi manfaat dalam menyelesaikan tugasnya untuk menyelesaikan tugasnya, memahami seluk beluk bentuk dan pembentukan kata, struktur frase, struktur kalimat.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s