Tugas Bahasa Indonesia’s Weblog

Just another WordPress.com weblog

Dedy Dwi Setyono_1402908053_bab 7 Oktober 23, 2008

Filed under: BAB VII — pgsdunnes2008 @ 1:18 pm

Disusun oleh

Dedy Dwi Setyono

NIM : 1402908053

Rombel : 5

BAB VII

SEMANTIK

Semantik objeknya yaitu makna berada di seluruh atau di semua tataran yang bangun membangun ( Bahasa atau wacana dibangiun oleh kalimat, klausa, frasa., kata, morfem, fonem, dan bunyi secara herakial ).

7.1 Hakikat makna yaitu konsep atau pengertian yang terdapat pada sebuah tanda linguistic ( runtutan fonem dan konsep yang mengacu pada seuah referensi di luar bahasa ).

7.2 Jenis makna

a. Leksikal adalah makna yang sesuai dengan observasi atau makna sebenarnya.

b. Gramatikal adalah makna yang sesuai dengan kaidah pemakaian suatu ketatabahasaan.

c. Kontekstual adalah makna yang sesuai dengan situasi ( tempat, waktu, dan lingkungan ).

d. Makna referensial dan non referensial adalah makna referensial yaitu makna yang ada acuan atau penunjuk di dunia nyata dan makna non referensial yaitu makna abstrak.

e. Makna Denotatif dan makna konotatif . Makna Denotatif yaitu makna asal, asli atau makna sebenarnya yang dimiliki leksem dan Mkana Konotatif yaitu mnakna lain yang ditambahkan pada makna denotatfi.

f. Makna Konseptual yaitu makna yang dimiliki oleh sebuah leksem terlepas dari konteks. Makna Asosiatif yaitu hubungan kata dengan sesuatu di luar bahasa.

g. Makna Kata yaitu makna yang menjadi jelas kalau kata itu di dalam konteks kalimat dan situasinya.

Istilah yaitu makna yang pasti, jelas, tidak meragukan meski tanpa konteks kalimat.

h. Idiom yaitu satuan ujaran yang maknanya tidak dapat diramalkan dari makna unsurnya

Peribahas yaitu makna yang dapat ditelusuri dari makna unsure – .unsurnya.

7.3 Relasi makna

a. Sinonim yaitu kesamaan makna

b. Antonim yaitu lawan kata.

c. Polisemi yaitu makna lebih dari satu.

d. Homonim yaitu bentuknya sama maknanya berbeda.

e. Hiponimi yaitu bentuk ujaran yang maknanya tercakup dalam makna lain.

f. Ambiguiti yaitu gejala yang dapat terjadinya kegandaan makna akibat tafsiran gramatikal yang berbeda.

g. Redundansi yaitu berlebih lebihan menggunakan unsur segmental dalam bentuk ujaran.

7.4 Perubahan makna disebabkan oleh berbagai factor, yaitu :

a. Perkembangan IPTEK

b. Perkembangan social budaya.

c. Perkembangan pemakaian kata.

d. Pertukaran tanggapan indra.

e. Asosiasi yaitu sesuatu yang lain berkenaan dengan ujaran itu.

7.5 Medan makna yaitu seperangkat unsur leksikal yang maknanya saling berhubungan karena menggambarkan dari bidang kebudayaan astau realitas dalam alam semesta tertentu.

Komponen makna yaitu sejumlah komponen yang dimiliki oleh setiap kata dan dapat dianalisis, dibutiri atau disebutkan satu persatu berdasarkan pengertian yang dimilikinya.

Iklan
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s