Tugas Bahasa Indonesia’s Weblog

Just another WordPress.com weblog

Miftahul Yaris W_1402408320_bab 8 Oktober 20, 2008

Filed under: BAB VIII — pgsdunnes2008 @ 6:37 pm

Nama : Miftahul Yaris W.

NIM : 1402408320

BAB 8

SEJARAH DAN ALIRAN LINGUISTIK

Ø LINGUISTIK TRADISIONAL

Menurut tata bahasa tradisional,kata kerja adalah kata yang menyatakan tindakan atau kejadian. Bahasa berdasarkan filsafat dan semantik. Sedangkan tata bahasa struktural berdasarkan struktur atau ciri-ciri formal yang ada dalam suatu bahasa tertentu. Tata bahasa struktural menyatakan kata kerja adalah kata yang dapat ditrsibusi dengan frase “dengan ….”.

Ø LINGUISTIK ZAMAN YUNANI

Persoalan pertentangan para filosof Yunani tentang hakikat bahasa adalah : 1. pertentangan fisis dan nomos. 2. pertentangan analogi dan anomali kaum anologi anatara lain Plato dan Aristoteles, berpendapat bahwa bahasa itu bersifat teratur. Misal : pembentukan jamak j boy menjadi boys. Kaum anomali berpendapat bahwa bahasa itu tidak teratur. Misal : child menjadi children. Kaum Anomali sejalan dengan kaum Naturalis dan kaum Anologi sejalan dengan kaum Kontensional.

Kaum Sophis

Sumbangan kaum Sophis dalam studi bahasa :

a. melakukan kerja secara empiris.

b. melakukan kerja secara pasti dengan menggunakan ukuran-ukuran tertentu.

c.sangat mementingkan bidang retrorika dalam studi bahasa.

d. membedakan tipe-tipe kalimat berdasarkan isi dan makna.

Plato (429 – 347 S.M)

Jasa Plato dalam studi bahasa :

  1. Memperdebatkan analogi dan anomali dalam bukunya dialog dan mengemukakan masalah bahasa alamiah dan bahasa konvensional.
  2. Menyodorkan batasan bahasa yaitu bahasa adalah pernyataan pikiran manusia dengan perantaraan anomata dan rhemata.
  3. orang yang pertama kali membedakan kata anoma dan rhema.

Aristoteles (384 – 322 S.M)

Menurut Aristoteles ada 3 macam kelas kata :

a. Anoma : nama dalam bahasa sehari-hari (subyek)

b. Rhema : ucapan dalam bahasa sehari-hari (prediket)

c. Syindesinoi : kata yang lebih banyak bertugas dalam hubungan sintaksis.

Kaum Stoik

Usaha kaum Stoik dalam studi bahasa :

  1. Membedakan studi bahasa secara logika dan studi bahasa secara tata bahasa.
  2. Menciptakan istilah-istilah khusus untuk studi bahasa.
  3. Membedakan 3 komponen utama studi bahasa (1)tanda,simbol,sign atau semainon (2)makna samainonen /lekton(3)hal-hal diluar bahasa yakni benda dan situasi.
  4. Membedakan legein dan propheretal.
  5. Membagi jenis kata menjadi 4 (kata benda, kerja, syndesmoi, dan arthoron).
  6. Membedakan kata kerja komplet dan tidak komplet, kata kerja aktif dan pasif.

Kaum Alexandrian

Kaum ini mewarisi buku tata bahasa yang disebut tata bahasa Dionysius Thrax. Lahir kurang lebih tahun 100 S.M.

Ø ZAMAN ROMAWI

Tokoh pada Zaman Romawi yang tekenal Varro (116 – 27 S.M) dengan karyanya De Lingua Latina dan Priscra dengan karyanya Institutiones Gramaticae.

Varra dan “De Lingua Latina”

  • Etimologi : Cabang linguistik yang menyelidiki asal usul kata beserta artinya.
  • Morfologi : Cabang linguistik yang mempelajari kata dan pembentukannya.
  • Menurut Varro kata adalah bagian dari ucapan yang tidak dapat dipisahkan lagi dan merupaan bentuk minimum.

Institutiones Gramaticae atau Tata Bahasa Priscia.

  • Fonologi : Membicarakan tentang tulisan atau huruf yang disebut litterae.
  • Morfologi : Membicarakan mengenai dictio atau kata.
  • Sintaksis : Membicarakan tata susunan kata yang berselaras dan menunjukkan kalimat itu selesai.

LINGUISTIK STRUKTURALIS

1. Ferdinand De Saussure (1857 – 1913)

Dianggap sebagai Bapak Lingiustik Modern berdasarkan pandangan-pandangan yang dimuat dalam bukunya “ Course De Lingiustique Generale” yang disusun dan diterbitkan oleh Charles Bally dan Albert Sechehay tahun 1915.

  • Hubungan sintagmatik adalah hubungan antara unsur-unsur yang terdapat dalam suatu tuturan yang tersusun secara berurutan bersifat linear.Hubungan paradigmatik adalah hubungan antara unsur-unsur yang terdapat dalam suatu tuturan dengan unsur-unsur sejenis yang tidak terdapat dalam tuturan yang bersangkutan.

2. Aliran Praha

Aliran ini terbentuk pada tahun 1926 atas prakarsa Vilem Mathesius (1882 – 1945). Dalam bidang Fonologi aliran Praha membedakan dengan tegas akan Fonetik dan Fonologi. Fonetik mempelajari bunyi-bunyi itu sendiri. Fonologi mempelajari fungsi bunyi tersebut dalam suatu sistem. Tema adalah apa yang dibicarakan. Rema adalah apa yang dikatakan mengenai tema.

3. Aliran Glosematik

Aliran ini lahir di Denmark. Tokoh : Louis Hjemslev (1899 – 1965) menjadi terkenal karena usahanya membuat ilmu bahasa yang berdiri sendiri.

4. Aliran Firthiun

John R. Firth (1890 – 1960) Guru Besar Universitas London terkenal karena teorinya mengenai Fonologi Prosodi. Fonologi Prosodi adalah suatu cara untuk menentukan arti pada tatanan Fonetis.

5. Linguistik Sistematik

Tokohnya M.A.K. Holliday, mengenai bahasa yang berkenaan dengan segi kemasyarakatan bahasa.

6. Leonard Bloomfield dan Strukturalis Amerika

Leonard Bloomfield (1877 – 1949) terkenal dengan bukunya yang berjudul Language yang dikaitkan dengan aliran Struktural Amerika.

7. Aliran Tagmemik

Aliran ini dipelopori oleh Kenneth, L. Pike, tokoh dari Summer Institute of Linguistics yang mewarisi pandangan-pandangan Bloomfield. Tagmen adalah korelasi antara fungsi gramatikal atau slot dengan sekelompok bentuk-bentuk kata yang dapat saling bertukaran untuk mengisi slot tersebut.

LINGUISTIK TRANSFORMASIONAL DAN ALIRAN-ALIRAN SESUDAHNYA

· Tata Bahasa Transformasi

Lahir dengan terbitnya buku Noam Chomsky yang berjudul Syntactic Structure pada atahun 1957. Kemampuan (Competence) adalah pengetahuan yang dimiliki pemakai bahasa mengenai bahasanya. Perbuatan berbahasa (Performance) adalah pemakaian bahasa itu sendiri dalam keadaan yang sebenarnya.

· Semantik Generatif

Beberapa murid dan pengikut Chomsky memisahkan diri karena ketidak puasan terhadap teorinya karena semantik mempunyai eksistensi yang lain dari sintaksis dan struktur batin tidak sama dengan struktur semantis. Menurut teori Semantik generatif, Argumen adalah segala sesuatu yang dibicarakan. Predikat adalah perbuatan, sifat, dll.

· Tata Bahasa Kasus

Pertama kali diperkenalkan oleh Chjarles J. Fillmore yang berjudul “The Case For Case” tahun 1968 dalam buku Bach. E. dan R. Harins Universal In Linguiostic Theory. Terbitan Holt Rinehart and Winston. Verba sama dengan predikat, nomina sama dengan argumen dalam teori Samantik Generatif.

Agent : pelaku perbuatan atau yang melakukan suatu perbuatan.

Contoh : menendang, membawa.

Experiencer : yang mengalami peristiwa psikologis.

Contoh : Dia merasa takut.

Object : sesuatu yangh dikenai perbuatan atau yang mengalami suatu proses.

Contoh : Dia menendang Bola.

Source : Keadaan, tempat, atau waktu yang sudah.

Contoh : Bus itu datang dari Bandung.

Goal : Keadaan, tempat atau waktu yang kemudian

Contoh : Dia mau menjadi Guru.

Referensial : Acuan

Contoh : Husin temanku.

· Tata Bahasa Relasional

Muncul tahun 1970-an. Tokoh : David M. Parlinutter dan Paul M. Postal dalam karangan Lectures on Relational Grammar dll.

 

One Response to “Miftahul Yaris W_1402408320_bab 8”

  1. deffi septiana Says:

    dari: deffi septiana (1402408065)
    untuk: M. yaris

    menurut anda apakah sejarah linguistik diindonesia sudah di sebutkan secara jelas?


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s